Blog Bisnis

Berniat Buka Bisnis Franchise di Kala Resesi? Ini Jawabannya

Blogbisnisinternet.com – Bisnis waralaba semakin menjamur di Indonesia. Peminatnya tak surut meski kini banjir bisnis online maupun toko online. Bisnis yang istilah kerennya adalah Franchise ini masih menjadi primadona banyak orang sampai sekarang.

Bisini waralaba menawarkan konsep kemitraan dengan modal beragam. Dari mulai jutaan, puluhan juta, hingga ratusan juta rupiah. Jenis usahanya pun bermacam-macam dari kuliner, jasa laundry, pendidikan, dan sebagainya.

Keuntungan membeli franchise adalah kamu tinggal menjalani usahanya saja. Tidak perlu pusing memikirkan produk apa yang mau kamu jual dan bagaimana sistem usahanya. Asal ada modal bisnis akan berjalan.

Tidak heran bahwa bisnis ini sangat pas untuk pengusaha pemula ataupun yang punya modal kecil alias pas-pasan. Berikut beberapa keuntungan bisnis franchise diantara lain adalah:

  1. Mendapat Dukungan dan Bimbingan

    Mudahnya bisnis franchise adalah pembeli waralaba akan mendapat dukungan dan bimbingan penuh dari pemilik waralaba atau Franchisor. Kamu bakal dibimbing untuk lebih memahami bidang usaha bisnis Franchise yang digeluti.

    Dari awalnya “buta” menjadi punya gambaran mengenai bisnis tersebut. Termasuk cara mengatasi berbagai kendala dalam menjalankan bisnis. Spesifikasinya lagi, Franchisor akan menjabarkan untuk seluruh proses bisni dari Franchise yang kamu pilih. Contohnya seperti cara mengelola stok barang, membuat pembukuan, mengatur keuangan, mengelola sumber daya manusia dan lainnya.

  2. Dibantu Mencari Lokasi Tempat Usaha

    Bagaimana mau berbisnis jika tidak ada tempat usaha? jika bisnis ini termasuk kategori offline, tempat usaha menjadi penting. Tentu saja tempat usaha yang lokasi nya strategis agar bisnis kamu dapat terlihat dan dikenal banyak orang.

  3. Dapat Menggunakan Merek yang Sudah Terkenal

    Pada umumnya orang akan tertarik membeli sebuah produk atau jasa bila mereknya sudah familiar atau terkenal.
    Misalnya saja Baba Rafi, Kopi Janji Jiwa, Fore Coffee, dan lainnya. Semua itu bisa kamu dapatkan jika berbisnis Franchise, karena kamu sudah membayar Franchise Fee (biaya pembelian di awal). Selain itu, wajib membayar royalty fee (biaya saat bisnis berjalan dalam jangka waktu tertentu) Merek yang sudah populer dapat mendongkrak penjualan. Lebih mudah dibanding kamu merintis bisnis dari nol.

  4. Tidak Perlu Susah Payah Membangun Manajemen Bisnis

    Menjalankan bisnis Franchise tidak perlu pusing-pusing dengan ide bisnis, manajemennya, produk, dan hal penting lainnya. Semua sudah siap dan kamu tinggal fokus saja pada bisnisnya. Proses membangun bisnis ini pun akan diarahkan Franchisor. Tinggal bagaimana kamu mengeksekusinya untuk mengejar target penjualan dan mendapatkan keuntungan yang baik dan menjadi sangat mudah dan jauh lebih cepat.

  5. Tergabung dengan Jaringan yang Kuat

    Salah satu Franchise pasti memiliki banyak cabang lainnya. Belum lagi jika induk Franchise ada di luar negeri. Jadilah sebuah jaringan bisnis yang kuat sekali. Sesama Franchise saling tukar informasi untuk mengembangkan bisnis di satu wilayah. Hal ini akan menjadi keuntungan tersendiri bagimu bila suatu saat kamu menjalankan bisnis secara mandiri.

  6. Pembelian Bahan Baku dengan Harga Murah

    Dalam bisnis franchise aturan mainnya adalah Franchise harus membeli bahan baku dari Franchisor. Contohnya bisnis kebab, kamu wajib membeli daging, roti kebab, roti burger, bumbu, dan segala macam sausnya dari pihak Franchisor.

    Pihak Franchisor dalam hal ini bisa memproduksi sendiri bahan-bahan tersebut atau membeli dalam jumlah besar dari distributor. Sehingga dapat menjual bahan baku ke Franchise dengan harga murah.

    dengan begitu dapat menghemat biaya produksi dan memaksimalkan keuntungan Franchise dengan prosesnya tinggal pesan dan bahan baku akan dianatar ke lokasi tempat usaha kalian.

  7. Hemat Biaya Pemasaran

    Sebuah bisnis perlu ada promosi atau pemasaran agar dikenal banyak orang dan menarik pembeli. Tapi biasanya biaya promosi sebuah bisnsi lumayan besar. Tidak dengan bisnis Franchise, tugas kamu sebagai Franchisee hanya berjualan dan pemasaran umumnya dilakukan si Franchisor.

Exit mobile version