Menu Close

Category: Entrepreneur

Kisah Sukses Indra Kens, Awal Tertipu Investasi Bodong Kini berhasil Memiliki Penghasilan Ratusan Juta Setiap Bulan

indra kenz

Blogbisnisinternet.com – Jalan menuju kesuksesan memang berbeda-beda setiap orang. Begitu juga bagi Indra Kenz, salah satu selebgram dan juga artis TikTok yang sedang viral dengan konten kemewahannya dan kesuksesan dengan jargon “Murah Kan?”

Kini kontennya banyak disebar di media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan juga masuk ke dalam FYP TikTok. Dengan nama asli Indra Kesuma, sosoknya adalah seorang pengusaha muda yang sukses. Kini. buah usahanya berhasil membuat dirinya mampu meraih impian-impiannya.

Untuk dapat mencapai kesuksesan seperti saat ini, ternyata dia telah melewati beragam cobaan dan rintangan. Sebelumnya, sejumlah profesi telah ia geluti. Mulai dari sales toko material, MC, Supir taksi online, Penyiar Radio, Admin, dan profesi lainnya selama 5 tahun.

Hasil dari kerja kerasnya hilang begitu saja karena dirinya tertipu dengan investasi bodong. Setelah jatuh, ia kembali bangkit dan terus maju hingga dia mengenal trading dan belajar secara mandiri. Hasil jerih payahnya kini terbayar. Penghasilan setiap bulannya cukup fantastis. Dia sukses meraih 300 juta setiap bulan di usianya yang masih terbilang muda, 24 tahun.

Baca Juga: Maskapai Airasia Jualan Kambing Aqiqah

Belajar Secara Otodidak dan Tak Berhenti Berusaha

Kini, ia tengah merintis usaha kuliner dengan membuak Mie Jongkok yang berlokasi di Medan Night market. Siapa sangka, jika respon masyarakat sangat baik hingga Mie jongkok buatannya selalu laris manis.

Ia pun juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini ia akan membuka Cafe dengan konsep yang unik sekali. Sebelum merintis usaha kuliner. Indra Kenz juga sudah membangun usaha digital marketing yaitu Disotiv yang beranggotakan anak-anak muda kreatif yang berdomisili di Medan.

Terlepas dari profesinya sekarang sebagai trader dan enterpreneur, ternyata

ternyata Indra Kenz pernah memenangkan kompetisi videography nasional pada tahun 2017 dan mendapatkan hadiah sebesar Rp20 juta. Indra juga menjadi Runner up Mister Indonesia SUMUT tahun 2018. Karir musiknya juga cukup bagus, Indra sempat bergabung dalam The Voice Indonesia 2018 yang dimentori Pop Diva, Titi DJ.

Satu hal yang bisa kita pelajari dari Indra Kesuma, gagal itu adalah hal yang wajar. Terus semangat menjalani apa yang kamu yakini, terus kerja keras, sukses akan mengikuti dengan sendiri.

Pria ini Dianggap Bodoh dan Ditolak 6 Sekolah, Kini Menjadi Salah Satu Orang Terkaya

kesuksesan adam khoo

Blogbisnisinternet.com – Meraih kesuksesan dan harta berlimpah adalah impian banyak orang. Seperti yang kini dirasakan oleh pria Singapura bernama Adam Khoo.Di usianya yang terbilang masih muda, yaitu saat ini berusia 33 tahun, Adam Khoo sudah memiliki kekayaan berlimpah.

Bahkan, di usianya yang baru 26 tahun, Adam Khoo memiliki 4 bisnis dengan omzet sekitar Rp297 miliar. Namun, tidak banyak yang tau bahwa sebelum dia menikmati semua itu, Adam harus menjalani pahitnya kehidupan.Di masa kecilnya, Adam adalah orang yang dikucilkan oleh lingkungannya. Guru dan teman-teman sekolah mencapnya sebagai anak yang bodoh, pemalas, dan tak punya masa depan. Hal ini disebabkan Adam lebih suka menonton tv dan bermain game. Akibat tingkah lakunya, Adam bahkan dikeluarkan dari sekolah di saat kelas 3 SD dan harus pindah ke sekolah lain.

Adam Khoo
Adam Khoo (The Business Times)

Ketika hendak masuk SMP, nasib mengujinya lebih keras. 6 sekolah menolak Adam Khoo karena tidak ingin reputasi sekolah mereka tercemar oleh sikap Adam. Jadilah Adam bersekolah di SMP yang paling buruk di lingkungannya. Meski bersekolah di tempat yang buruk, Khoo tetap tak beprestasi. Dia lebih banyak menghuni peringkat 10 terbawah dalam bidang akademik.Orangtuanya sudah berupaya meningkatkan kecerdasan Adam dengan memberinya berbagai macam les Hasilnya sama saja.

Adam Khoo mulai mengubah perilaku malas belajarnya saat masuk SMA. Di sana, dia mengatakan kepada guru dan teman-temannya bahwa dia ingin mendapat rangking 1 dan masuk Universitas Nasional Singapura. Impiannya mendapat tawa dan celaan, karena semua sudah mengetahui sifat Adam yang malas belajar.  Namun, tekad Khoo telah bulat dan berniat membuktikan impiannya tersebut. Kerja kerasnya perlahan membuahkan hasil dan peringkatnya mulai naik. Dia lulus SMA dengan nilai tinggi dan berhasil masuk NUS Talent Development Program.

Adam Khoo menjadi pengisi acara seminar dan training
Adam Khoo menjadi pengisi acara seminar dan training (adamkhooeducation.com.vn)

Ini adalah program untuk 10 orang mahasiswa yang dianggap paling jenius, dan Adam Khoo menjadi salah satunya. Selain belajar, dia juga mulai berbisnis seminar dan pelatihan. Dari bisnis itu, Adam bisa meraup penghasilan US$10 ribu/per jam. Dia mematok bayaran tinggi karena kliennya adalah para top manager sejumlah perusahaan terkemuka di Singapura. Lulus kuliah, Khoo sudah mengantongi US$20 juta per tahun atau sekitar Rp297 miliar. Dia menebar jaring bisnis di bidang periklanan, pelatihan, dan investas. Saat ini, Adam Khoo dikenal sebagai Founder dan Master Chief Trainer of Adam Khoo Learning Technologies Group, sebuah lembaga pendidikan swasta terbesar di Asia.

Adam Khoo dan istri
Adam Khoo dan istri

Namanya bahkan masuk dalam daftar 25 orang terkaya di Singapura menurut Majalah Executive 2008 silam. Adam Khoo berhasil membuktikan bahwa kata-kata hinaan dari orang lain bisa menjadi cambukan untuk meraih kesuksesan

Kisah Sukses Jos Oren dari Jongos Hingga Menjadi Pemilik Soundernalin

Blogbisnisinternet.com – Pengusaha Jos Oren berbagi pengalaman kepada para siswa SMA Pangudi Luhur (PL) Don Bosko Semarang, di aula sekolah tersebut, Sabtu (23/3/2018). Mantan office boy yang kini menjadi pengusaha sukses dan pemilik program Soundrenalin, Bernardus Yosep Te Victoria atau Jos Oren, berbagi kisah kepada para siswa SMA Pangudi Luhur (PL) Don Bosko Semarang, di aula sekolah tersebut. Penulis buku “I’M Jongos” ini juga memberi pesan kepada para siswa tentang pentingnya ketekunan dan kerja keras.

“Saya tidak pernah menolak pekerjaan apapun yang ditugaskan oleh atasan saya saat menjadi pekerja. Semua tugas saya selesaikan dengan sebaik mungkin,” ungkap Jos.

Jos Oren menyatakan, jika ingin sukses, setiap orang khususnya anak muda harus memiliki tujuan atau goal yang ingin dicapai.

Tujuan hidup inilah yang mesti diperjuangkan dengan penuh tanggungjawab dan kerja keras.

“Daya juang tak mengenal putus asa inilah yang perlu terus dimiliki untuk mencapai kesuksesan,” paparnya.

Jos mengatakan, meski sudah menjadi pengusaha sukses namun dirinya masih menempatkan diri sebagai seorang jongos yang artinya adalah pelayan.

“Saat ini saya adalah ‘jongos’ bagi keluarga saya, bagi keluarga karyawan saya,” kata pria berambut kribo ini.

Jos menguraikan, ia lahir dari keluarga sederhana bahkan cenderung kekurangan. Ayahnya, Sutarno, seorang petani transmigran di Lampung, yang punya pekerjaan sampingan sebagai penjual bakso.

Sejak kecil Jos terbiasa bekerja keras demi membantu keluarga, mulai menggembala kerbau sebelum sekolah dan ketika SMA menjadi tukang ojek untuk menambah uang saku.

Karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk kuliah, Jos kemudian memutuskan untuk merantau ke Jakarta.

Sempat sedikit mapan berkat bisnis rental kamera, namun usahanya gagal. Jos pun memulai lagi dari bawah sebagai sales buku.

“Menjadi sales memberikan pelajaran berharga buat saya, yakni saya menjadi terbiasa menghadapi sebuah penolakan,” ujar pria kelahiran 8 September 1978 ini.

Dirasa penghasilan sebagai sales tak mencukupi, Jos pun berupaya mencari pekerjaan lain. Kemudian ia menjadi office boy di ANTV. Bekerja di stasiun TV juga membuat Jos menyadari bahwa dia memiliki ketertarikan di bidang penyiaran dan multimedia.

Di ANTV Jos hanya bertahan 9 bulan. Ia kemudian pindah ke MTV Indonesia, yang saat itu baru tayang di Indonesia, dan merupakan bagian dari ANTV.

Setelah jatuh bangun, ia kemudian membuka usaha rumah produksi yang diberi nama Vertical. Proyek perdana yang dipegangnya adalah Soundrenalin senilai Rp1 miliar. Bisnisnya terus bertumbuh hingga kini. Bahkan jos telah memiliki empat perusahaan dan satu yayasan sosial.

Kepala SMA PL Don Bosko Bruder Agustinus Sudarmadi didampingi koordinator acara Angelia Ratna Damayanti menyatakan acara bertajuk “Ngobrol Bareng Jos Oren, Journey to Happiness” ini dimaksudkan agar para siswa belajar dari kisah inspiratif Jos Oren.

“Ketekunan dan kerja keras seolah menjadi hal klise untuk dilakukan. Namun, Jos telah membuktikan hal itu. Dia menapaki karir dari seorang office boy hingga menjadi seorang bos dari sejumlah perusahaan production house yang beromzet miliaran rupiah,” paparnya.

Bagaimana Perilaku Belanja Online Masyarakat Asia Tenggara ?

perilaku belanja online

Dari data yang sudah kami kumpulkan, sebanyak 54% responden di Asia Tenggara membeli barang secara online ketika mereka menginginkan atau membutuhkannya.
Indonesia, Vietnam, dan Thailand paling tinggi memiliki perilaku belanja ini dengan masing-masing sekitar 60%.

Sebaliknya, Filipina, Malaysia, dan Singapura lebih banyak memilih untuk menunggu adanya promo atau musim diskon ( sale season ) ketika membeli barang. Presentasenya di setiap negara itu ada di kisaran 52%-58%.

Adapun, pemberian promo dan diskon dinilai efektif untuk mengenalkan produk atau merek pada konsumen. Namun, langkah itu tidak akan menambah kesetiaan konsumen dalam jangak panjang.

Biografi Houtman Zainal Arifin – Jongos yang Menjadi Vice President Citibank Indonesia

Houtman

Bapak Houtman Zainal Arifin,
Beliau adalah salah satu CEO terkemuka di Indonesia. Bagaimana tidak? Beliau menduduki jabatan sebagai Vice President Citibank Indonesia yakni dengan jabatan tertinggi di Citibank Indonesia.

Sebelumnya Houtman bukanlah siapa-siapa, beliau hanyalah seorang pedagang asongan, anak jalanan dan seorang office boy yang hanya lulusan SMA.
Bagaimana bisa orang dengan lulusan SMA dan tak punya pengalaman memimpin dan menjadi orang nomor satu di Citibank Indonesia ?  berikut ulasannya yang sudah kami siapakan.

Biografi Houtman Zainal Arifin
biografi houtman

Houtman Zainal Arifin dilahirkan pada tanggal 27 Juli 1950, di Kediri Jawa Timur. Pada tahun 60-an Houtman hijrah dari desa ke kota dengan harapan ia dapat merubah nasib dirinya di Jakarta agar lebih baik, minimal ia bisa mendapatkan pekerjaan yang layak di ibu kota. Namun apa mau dikata ternyata bayangan kehidupan ibu kota yang manis dan enak ternyata tinggalah harapan semua itu tak seperti yang dikiranya.

Sesampainya di Jakarta ia harus menghadapi hidup yang begitu keras dan sulit.
Pekerjaan sangat sulit diperoleh. Houtman yang saat itu hanya lulusan SMA tak punya pilihan banyak dalam memilih pekerjaan. Ia akhirnya menjadi pedangang asongan untuk bertahan hidup. Houtman sering menghabiskan harinya dari jalan raya ke lampu merah kemudian ke kolong jembatan untuk menjajakan dagangannya. Panas terik tak dihiraukannya demi menjaga agar perut tetap dapat terisi.

Namun hidup yang sulit tak lantas melunturkan tujuannya untuk hidup lebih layak di kota. Suatu hari ketika Houtman beristirahat di kolong jembatan sehabis menjajakan dagangannya, ia melihat kendaraan bagus berseliweran dihadapannya, penumpangnya berpakaian mewah, bermobil yang ada pendinginnya dan tentunya punya banyak uang. Dalam hati Houtman ingin seperti mereka, dan saat itulah tekadnya bulat sekali. Ia harus bisa mencapai kehidupan seperti mereka.

Tekad yang bulat itu untuk merubah nasib membuatnya berfikir tentang jalan apa yang harus ia tempuh untuk mencapai cita-cita yang diinginkannya yaitu hidup layak dan berkecukupan.
Segera lah ia membuat lamaran perkerjaan yang kemudian dikirimnya di tiap gedung perkantoran yang ia ketahui. Setiap rupiah yang ia hasilkan dari menjajakan dagangan, ia sisihkan untuk membiayai lamaran pekerjaannya.

Suatu hari Houtman mendapat panggilan interview dari sebuah perusahaan terkemuka di dunia, The First Nasional City Bank ( Citibank ), sebuah bank yang terkenal asal USA. Beliau diterima bekerja sebagai Office Boy dengan kedudukan paling bawah dari hierarki suatu perusahaan, yuppp…. office boy. Yang mana tugasnya setiap hari adalah membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja karyawan, terkadang juga disuruh untuk membelikan segala macam kebutuhan dari karyawan di luar kantor.

Namun ia yakin bahwa itu adalah pintu utama yang akan mengantarkannya ke gerbang kesuksesan sesuai dengan keinginannya. Setiap hari Houtman menjalanakna pekerjaannya secara ikhlas dan sungguh-sungguh. Walau saja ia sering diperlakukan yang terkesan merendahkan dirinya lantaran hanya menjadi office boy. Namun Houtman tetap sabar dengan itu semua. Selain dari itu Houtman sering membantu staf lainnya menyelesaikan pekerjaannya secara sukarela.

Houtman yakin dengan membantu pekerjaan staf lain, maka ia akan tahu berbagai jenis tugas kantor yang lain sehingga skil nya akan bertambah, selain itu ia juga lebih disenangi teman-temannya karena sangat senang membantu orang lain.

Sewaktu ia membantu staf lainnya, ia semakin memahami pekerjaan lain dikantor. Ia jadi mengetahui istilah-istilah bank yang sedemikian rumitnya walau sering saat bertanya ia menjadi bahan tertawaan karyawan lainnya karena pertanyaannya terkesan “aneh”.

Seiring waktu ia jadi paham istilah-istilah perbankan seperti kliring,Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, dan lain sebagainya. Ada juga temannya yang sirik sering mengatainya, ngapain OB aja kok ingin tahu hal-hal seperti itu, jadi OB ya OB saja gak perlu aneh-aneh. Dengan mendengar hal itu Houtman tidak marah namun ia hanya tersenyum.

Saat itu ada sebuah mesin yang bisa memperbanyak dokumen secara cepat. yang dimana mesin tersebut adalah mesin foto copy. Waktu itu mesin foto copy barusan dipasarkan dan harganya masih mahal sehingga sedikit kantor yang memilikinya. Diantara kantor-kantor tersebut, kantor Houtman-Citibank sudah memilikinya, namun yang dapat mengoperasikan hanya satu orang. houtman sering mengamati orang tersebut dania menawarkan diri untuk diajari selepas jam kerja. Dan orang tersebut mau menunjukan cara kerjanya. Houtman akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto copy tersebut. Dan pada saat orang yang biasa bertugas mengoperasikan mesin foto copy sakit dan tidak masuk, akhirnya lah Houtman yang menggantikannya. Karena hanya dia yang bias melakukanya itu, lalu Houtman mendapatkan kenaikan jabatan dari OB menjadi tukang foto copy.

Naiknya jabatan itu Houtman membuatnya semakin percaya diri. namun ia tidak cepat berpuas diri. Masih banyak jalan yangharus ia lewati untuk mencapai impiannya sewaktu ia masih menjadi pedangan asongan.
Disela-sela waktunya menjadi tukang foto copy ia sering menawarkan diri memabntu karyawan lain mengerjakan pekerjaan kantor yang lebih rumit dan sulit. Namun, ia melakukanya dengan cuma-cuma karena ingin belajar hal lain yang ia belum kuasai.

“Bener mau bantuin? tapi ga boleh salah lho. nanti aku yang diamrahin bos,” ujar salah satu karyawan yang akan Houtman bantu.
Pada akhirnya Houtman diberi tugas membubuhkan stempel pada cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Houtman melakukannya denganhati-hati dan tak mau membuat kesalahan. butuh ber jam-jam menyelesaikan tugas tersebut karena stempel tersebut harus di bubuhkan tepat di kolom tersebut tak boleh melenceng sedikitpun.

Selama mengerjakan tugas itu, Houtman tidak hanya membubuhkan stempel namun ia juag membaca dokumen tersebut yang membuat dirinya tahu akan teknis perbankan . kelak pengetahuan ini sangat membantu Houtman pada pencapaian karir yang tak penah terbayangkan oleh nya.

Dari pekerjaan sampingnya tersebut ia jadi cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan tugasnya dengan baik.

Dia juga semakin terkenal di kalangan karyawan Citibank lainnya karena sangat ringan tangan membantu staf lainnya. Para staf pun tak segan berbagi ilmu padanya. Sampai suatu hari ia diangkat menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensinya walau ia hanya lulusan SMA.

Pengangkatan Houtman ini banyak mendapat cibiran dari teman-temannya, namun Houtman tak menggubrisnya. Saat memangku jabatan barunya sebagai pegawai bank di Citibank, ia tetap haus akan ilmu. Ia tetap ringan tangan dalam membantu staf lain dengan harapan mendapatkan ilmu lainnya. Houtman tak pernah lama memangku suatu jabatan, karirnya melesat bak anak panah melesat dari busurnya. Hingga suatu hari setelah 19 tahun ia menjadi office boy di Citibank, ia diangkat menjadi Vice President Citibank di Indonesia. Sebuah jabatan puncak Citibank di Indonesia.

Hingga saat ini belum ada yang bisa mengalahkan rekor Houtman dalam berkarir, seorang OB yang hanya lulusan SMA mampu pensiun dengan berbagai jabatan yang pernah diembannya, seperti ia pernah menjadi staf ahli Citibank Asia Pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu Gubernur, menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator bagi banyak orang. Houtman sering diundang di berbagai seminar sebagai narasumber untuk berbagi pengalamannya selama ini sehingga banyak orang terinspirasi oleh kisah hidupnya.

Houtman telah berhasil mewujudkan mimpinya sewaktu muda dulu. Ia kini bisa kemana-mana menaiki mobil mewah yang berpendingin, memakai baju bagus dan banyak uang. Mimpi yang dapat diwujudkannya adalah karunia luar biasa dari Alloh. Saat sebagian orang masih berangan-angan dan bergumul dengan hidupnya, ia bisa keluar menjadi pemenang bagi nasib dan kehidupannya sendiri.

“Alloh tidak akan merubah nasib hamba-Nya, sebelum hamba-Nya berusaha sendiri untuk merubah nasibnya.”

Houtman Zainal Arifin sang inspirator ini dipanggil Sang Khalik pada tanggal 20 Desember 2012 pukul 14.20. Jenazahnya disemayamkan di Jln. H. Buang 33 Ulujami Kebayoran Lama, Jakarta. Selamat jalan Pak Houtman semoga segala budi baikmu selama ini menjadi amal jariyah yang mengiringimu di alam baka. Amien.

Entepreneur Muda Usia 20 Tahun Dengan Omset Ratusan Juta

enterpreneur muda

Sekarang ini usia bukanlah menjadi salah satu tolak ukur kesuksesan seseorang. Karena sekarang ini banyak pengusaha muda yang pandai menangkap peluang, sehingga pada umur 20 tahunan sudah bisa meraih kesuksesannya. Hal ini di buktikan dengan banyaknya pendapatan usaha hingga ratusan juta rupiah.

Banyaknya pengusaha muda yang sukses dengan bisnis mereka ini tentunya dapat menjadi inspirasi kisah sukses untuk anda sebagai pemilik usaha. Lalu siapa sajakah mereka ini ? Mari kita bahas kisah sukses 7 pengusaha muda usia 20 tahun bersama kami :

  1. Putri Tanjung
    putri tanjung entepreneur
    Ibarat buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya ini adalah anak perempuan dari Chairul Tanjung salah satu orang terkaya di Indonesia ini menekuni dunia bisnis yang tidak berbeda jauh dengan ayahnya. Meski begitu dengan usia yang terbilang sangat muda, Putri Tanjung sudah memulai bisnis jasa Event Organizernya. Penolakan oleh sponsor pun pernah ia alami, namun ia tetap semangat dan pantang menyerah. Berkat kegigihan dan kerja kerasnya kini usaha Putri Tanjung sudah memiliki hasil yang dimana dia telah memiliki banyak pelanggan dan beromzet ratusan juta rupiah.
  2. Keshia & karina
    duclet petissire
    Siapa yang menyangka dengan hanya bermodalkan hobi membuat kue bisa mengantarkan Keshia&Karina ke jenjang kesuksesaannya. Bisnis ini berawal dari hobi keisha mengolah resep-resep kue dan membuatkan kue untuk acara keluarga hingga akhirnya terbesit di pikiran Keisha untuk menawarkan kue tersebut kepada teman, saudara dan kerabat dengan hasil dan respon ternyata bagus. Hingga pada tahun 2011 kaka beradik ini Keisha & Karina mulai menggeluti bisnis kue ini secara serius dan memberi nama dengan “Duclet Patisserie”.
  3. Atina Maulina
    atina maulina
    Bagi kalian perempuan berhijab, pasti sudha tidak asing lagi dengan salah satu brand hijab Vanilla hijab. Atina maulina adalah founder dari vanilla hijab. Dengan dibantu kakaknya, Atina merintis dan memproduksi hijabnya sendiri. Dan untuk mempromosikannya, Atina melakukan foto produk dan mem-posting melalui instagram. Berkat kerja kerasnya sekarang Atina memiliki omzet hingga ratusan juta. Vanilla hijab juga pernah suatu waktu menjual hijab hingga ribuan dalam hitungan menit dikarenakan banyak sekali peminatnya.
  4. Hamzah Izzulhaq
    hamzah
    Hamsah Izzulhaq telah memulai bisnis dari jasa bimbingan belajar ( bimbel ) Bintang Solusi Mandiri di tahun 2011. Saat masih duduk di sekolah dasar, jiwa enterpreneur Hamzah sudah terlihat. Ia pernah berjualan kelereng, petasan dan berbagai macam permainan yang banyak digemari anak seusianya. Tidak hanya itu saja Hamzah juga pernah berjualan koran hingga menjadi ojek payung. Karena ketekunannya dalam berbisnis kini Hamzah melebarkan sayap dengan menekuni bisnis properti dan menjadi CEO PT Hamasa Indonesia.
  5. Dea Valencia
    Dea valencia
    Sejak masih usia belia, Dea valencia sudah mulai menggeluti di bidang busana batik. Dea memiliki tujuan yang mulia yaitu memperkenalkan batik ke kalangan remaja dan masih muda. Dimana sebagian banyak dari mereka tidak menyukai batik dan enggan untuk menggunakan batik. Batik kultur adalah batik yang dibuat oleh Dea dengan model yang pas dan disukai banyak remaja. Batik ini menyasar anak muda dan kini tekah sukses dengan omzet hingga ratusan juta setiap bulannya.
  6. Nicholas Kurniawan
    nicholas
    Dengan memiliki latar belakang keluarga yang kurang mampu dalam persoalan finansial. Nicholas tergerak untuk tampil mandiri, bahkan saat berumur 8 tahun ia sudah mulai berjualan pada teman sekolahnya mulai dari jajanan, mainan, dan pakaian. Pada saat kelas 2 SMA, Nicholas mulai berjualan ikan dan awalnya hanya iseng saja menawarkan ikan di kanal forum jual beli kaskus, dan karena peminatnya banyak lalu insting bisnis Nicholas mulai berjalan. Ia pun mulai mencari supplier ikan termurah dan menjual kembali dengan harga pasaran. Dan kini, Nicholas sudah berhasil mengekspor ikannya hingga ke luar negeri dan memiliki keuntungan hingga ratusan juta rupiah
  7. Hafiza Elfira Novitarini
    Hafiza
    Dengan berbekal dari memberdayakan ibu-ibu penderita penyakit kusta di Sitanala Tangerang, membawa Hafiza menjadi salah satu pengusaha muda yang sukses di Indonesia. Proyek sosial yang dijalani Hafiza di bawah naungan Nalacity Foundation ini juga bisa memberikan keuntungan yang besar. Dalam menjalankan bisnis ini, Hafiza juga memebrikan pelatihan menjahit hijab dan manik manik kepada ibu-ibu penderita kusta tersebut. berkat ketelatenannya kini Hafiza memiliki omzet hingga ratusan juta rupiah. Hafiza juga mendapatkan penghargaan sebagai 10 pengusaha muda sukses versi YukBisnis.

8 Tokoh Konglomerat Indonesia Versi Forbes

Crazy Rich

Di Indonesia sendiri memiliki Crazy Rich Asian yakni pemilik mall di seluruh penjuru Ibu Kota Jakarta. Keberadaan mall di Jakarta tentunya membawa keuntungan bagi warga ibu kota. Mulai dari belanja, nonton film di bioskop hingga sekedar makan atau minum. Semuanya bisa dilakukan di mall. Hingga melepas penat pun juga bisa dilakukan di mall.

Soal ramai atau sepinya mall di jakarta tergantung dari lokasi dan ciri khas mall itu sendiri. Ada mall yang memiliki banyak pengunjung. Ada juga mall yang sedikit pengunjungnya selama ada yang baru, dijamin mall-mall tersebut gak bakal sepi pengunjung .

Namun, di balik megahnya mall tersebut di ibukota. Pernah ga sih, kalian bertanya-tanya siapa sih pemiliknya ? orang tajir lah ya pastinya. Sosoknya adalah pengusaha itu juga ga bisa di pungkiri.
Dengan demikian, siapa sih sosoknya di balik pendiri mall di jakarta yang membuka peluang kerja bagi banyak orang dan berkontribusi dalam hal pajak bagi ibu kota? yuk kita kepoin mereka semua.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh BlogBisnisInternet lakukan, ada beberapa daftar orang terkaya di Indonesia yang ternyata menjadi pemilik dari mall-mall di jakarta. nah, beberapa perusahaan dari pada Crazy Rich Asian pemilik mall ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Siapa pun bisa dengan mudahnya mengakses informasi lewat website resmi BEI . Lalu siapa saja para tokoh dibalik semua itu ?

Daftar Beberapa Tokoh Konglomerat Indonesia Versi Forbes

  1. Trihatma Kusuma Haliman adalah pemilik perusahaan induk PT Agung Podomoro Land Tbk ( Agung Podomoro Land ) dan memiliki anak perusahaan berupa mall di jakarta seperti, : Senayan City, Thamrin City Central Park.
  2. Keluarga Eka Tjipta Widjaja adalah pemilik perusahaan induk Plaza Indonesia Realty Tbk ( Sinar Mas Group ) dan memliki anak perusahaan berupa mall di Jakarta seperti : FX Sudirman, Plaza Indonesia
  3. Alexander Tedja adalah pemilik perusahaan induk Pakuwon Jati Tbk dan memiliki anak perusahaan berupa mall di Jakarta seperti : Gandaria City, Kota Kasablanka.
  4. Murdaya Poo adalah pemilik perusahaan induk Pondok Indah Group ( Metropolitan Kentjana Tbk ) dan memiliki anak perusahaan berupa mall di Jakarta seperti : Puri Indah Mall, Pondok Indah Mall.
  5. Keluarga R Budi dan Michael Hartono adalah pemilik perusahaan induk PT Grand Indonesia (Djarum Group) dan memiliki anak perusahaan berupa mall di Jakarta seperti : Grand Indonesia.
  6. Soetjipto Nagaria adalah pemilik perusahaan induk Summarecon Agung Tbk dan memiliki anak perusahan berupa mall di Jakarta seperti : Mall Kelapa Gading
  7. Eka Tjandranegara adalah pemilik perusahaan induk Mulia Group dan memiliki anak perusahaan berupa mall di Jakarta seperti : Mall Taman Anggrek
  8. Kelurga Riady adalah pemilik perusahaan induk Lippo Karawaci Tbk ( Lippo Group ) dan memiliki anak perusahaan berupa mall di Jakarta seperti : Lippo Mall Kemang

Saya Ingin Menjadi Entrepreneur!

Saya-Ingin-Menjadi-Entrepreneur!

Tidak masalah apakah Anda menyambutnya atau takut, suatu hari si kecil Anda (Anak Anda) mungkin mendatangi Anda dan membisikkan beberapa kata kecil: “Saya ingin menjadi entrepreneur.” Pastinya perkataan itu membanggakan dan membahagiakan Anda

Tentu saja, Anda ingin mendukung jalur karier apa pun yang sudah anak Anda pilih, tetapi Anda tahu sendiri betapa sulitnya semua itu. Memulai bisnis dapat diartikan larut malam, tidak ada kehidupan sosial dan komitmen finansial yang besar. Dan kemudian, beberapa bisnis masih belum berhasil.

Jadi, apa yang akan Anda katakan? Saya tegaskan, dorong mereka bahkan jika mereka terlalu muda untuk bergabung, maka saya akan berikan delapan cara yang saya upayakan untuk mendukung anak-anak saya sendiri dalam mimpi mereka untuk menjadi entrepreneur.

1. Ciptakan rasa tanggung jawab.

Sama seperti karyawan saat berkembang dengan mendapatkan tanggung jawab, anak-anak juga bisa. Anda bisa memulainya dengan sesuatu yang sederhana seperti mengambil tanggung jawab untuk mengosongkan keranjang sampah rumah Anda, atau membantu perencanaan makanan. Merencanakan dan melaksanakan proyek akan menjadi keterampilan yang penting nantinya.

2. Ajarkan keuangan dasar dan anggaran.

Banyak pengusaha jatuh pada sisi keuangan bisnis mereka. Bantu mengurangi risiko itu dengan melibatkan anak Anda dalam keuangan mengelola rumah dan keluarga. Anda dapat menetapkan tugas-tugas khusus seperti mencari tahu biaya untuk perjalanan keluarga yang akan datang. Menghitung cara dan sarana jika dana Anda sedikit gagal adalah keterampilan kewirausahaan lain yang bermanfaat.

3. Bangun peluang kepemimpinan.

Program-program terstruktur seperti menawarkan peluang untuk mempraktikkan kepemimpinan. Ada juga hal yang bisa Anda lakukan di rumah. Jika wirausahawan pemula Anda memiliki saudara kandung yang lebih muda, ia dapat memimpin selama ada acara keluarga. Mengajari adik bungsu dalam membaca atau matematika dapat membantu anak Anda belajar bagaimana memimpin dengan dukungan tanpa terlalu banyak mengendalikan atau menggertak.

4. Kunjungi bisnis dan pabrikan.

Semua anak akan mendapat manfaat dari diperkenalkannya ke dunia bisnis. Banyak perusahaan memiliki kunjungan yang terbuka untuk umum, dan pengalaman ini dapat memberikan wawasan tentang apa yang diperlukan untuk menjalankan perusahaan. Dorong anak-anak Anda untuk meneliti sebuah perusahaan sebelum kunjungan dan memiliki beberapa pertanyaan yang disiapkan untuk pemandu wisata.

5. Bawa anak Anda bekerja bersama Anda.

Memahami apa yang Anda lakukan setiap hari dapat membantu Anda menjalin ikatan dengan anak-anak Anda sambil memberi tahu mereka apa yang diperlukan untuk menjalankan bisnis yang sukses. Jika memungkinkan, tunjukkan proses yang terkait dengan pekerjaan Anda. Jelaskan posisi Anda sehubungan dengan orang lain di perusahaan Anda. Jangan sampai anak anda mengalami 6 Tanda Anda Belum Siap Menjadi Entrepreneur

6. Bicaralah dengan jujur ​​tentang pekerjaan Anda.

Bagikan cerita dari seharian pekerjaan Anda sebagai bagian dari percakapan di meja makan. Dorong pertanyaan dan luangkan waktu untuk menjelaskan industri atau hal lain yang dapat membingungkan. Bicaralah terus terang tentang tantangan dan topik sulit seperti etika kerja akan menjadi entrepreneur yang sukses. Anak-anak Anda akan meniru perilaku mereka setelah Anda, jadi ingatlah untuk memberikan contoh yang baik.

7. Biarkan mereka berkomunikasi.

Semua wirausahawan yang sukses perlu berkomunikasi, menyajikan, dan menulis dengan baik. Ciptakan situasi di mana keterampilan itu dibutuhkan. Mungkin mereka menulis dan membuat drama pendek untuk keluarga di hari libur. Sarankan agar mereka mengembangkan presentasi PowerPoint atau Keynote singkat untuk merayakan acara keluarga khusus. Ya, mereka akan memiliki beberapa pelatihan di bidang-bidang ini di sekolah, tetapi semakin banyak paparan yang mereka miliki semakin mudah bagi mereka.

8. Ambil salinan Kidpreneurs.

Tak tahu malu pasang di sini… Kakakku dan aku menulis Kidpreneurs untuk mendorong anak-anak menjadi pengusaha bahkan sebelum mereka tumbuh dewasa. Panduan orangtua-guru khusus juga sedang dalam perjalanan. Kombinasi ini menyediakan alat yang hebat untuk membantu Anda mengatasi semua pertanyaan yang dimiliki pengusaha pemula Anda, memberi mereka kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk menjadi sukses dan memberikan jalan untuk memulai bisnis.

Luangkan waktu sekarang untuk membangun keterampilan ini dan menawarkan anak-anak pemahaman yang lebih baik tentang apa yang diperlukan untuk menjadi pengusaha yang sukses. Anggap saja sebagai hadiah yang Anda berikan kepada anak-anak Anda.